Tulang belakang: jumlah vertebra, struktur, dan fungsinya dalam 3D
Pendahuluan
Artikel ini membahas dasar-dasar tulang belakang (kolumna vertebralis), salah satu fondasi anatomi manusia.
Tulang belakang menopang kepala, menggerakkan batang tubuh, dan melindungi medula spinalis sekaligus. Banyak otot, ligamen, dan saraf yang melekat padanya atau keluar darinya, sehingga pemahaman yang kuat tentang tulang belakang akan sangat memudahkan Anda mempelajari bagian tubuh lainnya.
Semoga artikel ini, bersama aplikasinya, membantu memperdalam pemahaman Anda.
Mari kita lihat dasar-dasar tulang belakang dan cara mempelajarinya dalam anatomi manusia.
Unduh Gratis teamLab Body Pro
Aplikasi anatomi 3D yang menampilkan seluruh struktur tubuh manusia
Unduh teamLab Body Pro di sini!

Apa itu tulang belakang (kolumna vertebralis)?
Tulang belakang, atau kolumna vertebralis, adalah susunan tulang-tulang tunggal yang disebut vertebra (ruas tulang belakang) yang bertumpuk satu di atas yang lain. Tulang belakang membentang di tengah batang tubuh, dari dasar tengkorak hingga panggul.
Istilah "tulang belakang", "tulang punggung", dan "kolumna vertebralis" merujuk pada struktur yang sama. Setiap ruas tulangnya disebut vertebra.
Berapa jumlah vertebra?
Dari atas ke bawah, vertebra dikelompokkan menjadi lima bagian.
・Vertebra servikal: 7 (leher)
・Vertebra torakal: 12 (dada; masing-masing terhubung dengan sepasang tulang rusuk)
・Vertebra lumbal: 5 (punggung bawah)
・Vertebra sakral: 5 (pada orang dewasa menyatu menjadi satu sakrum)
・Vertebra koksigeal: 3 sampai 5 (pada orang dewasa menyatu menjadi satu koksigis atau tulang ekor)
Pada anak-anak, vertebra sakral dan koksigeal masih terpisah sehingga jumlah totalnya 32 sampai 34. Pada orang dewasa, vertebra tersebut menyatu menjadi sakrum dan koksigis, sehingga tulang belakang biasanya dihitung sebagai 26 tulang: 7 servikal + 12 torakal + 5 lumbal + 1 sakrum + 1 koksigis.
Cara yang populer untuk mengingat vertebra yang dapat bergerak adalah urutan 7-12-5, seperti jam dalam sehari: pukul 7 pagi, pukul 12 siang, dan pukul 5 sore.
Struktur dasar vertebra
Ukuran dan bentuk vertebra berbeda-beda di setiap bagian, tetapi rancangan dasarnya sama.
Di bagian depan terdapat korpus vertebra (badan vertebra), balok berbentuk silinder yang menanggung berat badan. Di belakangnya ada arkus vertebra (lengkung vertebra), dan lubang yang dikelilingi korpus dan arkus disebut foramen vertebra. Ketika vertebra bertumpuk, lubang-lubang ini berjajar membentuk kanalis vertebralis (kanal tulang belakang), terowongan tempat medula spinalis lewat.
Dari arkus menonjol beberapa prosesus. Prosesus spinosus mengarah ke belakang dan dapat diraba sebagai tonjolan di sepanjang garis tengah punggung. Prosesus transversus menonjol ke kiri dan kanan. Prosesus artikularis superior dan inferior dari vertebra yang bersebelahan saling mengunci dan membentuk sendi-sendi kecil yang disebut sendi faset (sendi zigapofisial).
Setiap bagian memiliki ciri khasnya sendiri. Vertebra servikal pertama, atlas, berbentuk cincin yang menopang tengkorak. Vertebra kedua, aksis, memiliki tonjolan seperti pasak (dens) yang menjadi poros saat kepala menoleh. Vertebra torakal memiliki permukaan sendi untuk tulang rusuk, sedangkan vertebra lumbal memiliki korpus paling besar karena menanggung beban paling berat.
Diskus intervertebralis dan ligamen
Di antara korpus vertebra yang bersebelahan terdapat diskus intervertebralis, bantalan tulang rawan yang terdiri atas bagian tengah seperti gel (nukleus pulposus) yang dikelilingi cincin-cincin jaringan fibrosa (anulus fibrosus). Diskus meredam guncangan dan memungkinkan tulang belakang menekuk.
Tulang belakang juga diperkuat oleh ligamen di bagian depan dan belakangnya: ligamen longitudinal anterior di permukaan depan korpus vertebra, ligamen longitudinal posterior di permukaan belakangnya, ligamentum flavum yang menghubungkan arkus, serta ligamen interspinosus dan supraspinosus yang menghubungkan prosesus spinosus. Di leher, ligamen supraspinosus melebar menjadi ligamentum nuchae.
Untuk penjelasan lebih rinci, baca artikel kami tentang diskus intervertebralis, ligamen supraspinosus, dan ligamentum nuchae.
Lengkungan alami tulang belakang (kurva S)
Jika dilihat dari samping, tulang belakang tidak lurus, melainkan membentuk huruf S yang landai. Bagian servikal melengkung ke depan (lordosis), bagian torakal melengkung ke belakang (kifosis), bagian lumbal kembali melengkung ke depan, dan sakrum melengkung ke belakang.
Lengkungan torakal dan sakral sudah ada sejak sebelum lahir dan disebut lengkungan primer. Lengkungan servikal dan lumbal terbentuk ketika bayi belajar menegakkan kepala, lalu berdiri dan berjalan, sehingga disebut lengkungan sekunder. Bersama-sama, lengkungan ini bekerja seperti pegas: meredam guncangan saat berjalan dan melompat serta menjaga keseimbangan kepala dan batang tubuh dengan tenaga minimal.
Fungsi tulang belakang
Menopang
Tulang belakang menanggung berat kepala dan batang tubuh, lalu meneruskannya ke tungkai melalui panggul. Karena beban bertambah ke arah bawah, korpus vertebra makin besar secara bertahap dari bagian servikal hingga lumbal.
Menggerakkan
Setiap sendi faset hanya memungkinkan gerakan kecil, tetapi jika dijumlahkan di sepanjang tulang belakang, hasilnya adalah gerakan yang besar: fleksi (membungkuk ke depan), ekstensi (melengkung ke belakang), fleksi lateral (menekuk ke samping), dan rotasi (memutar). Setiap bagian punya keunggulannya sendiri: leher dapat berputar dengan leluasa, bagian torakal hanya sedikit bergerak karena adanya tulang rusuk, dan bagian lumbal terutama untuk fleksi dan ekstensi.
Tulang belakang digerakkan dan ditegakkan oleh otot-otot punggung, antara lain erektor spina dan multifidus.
Melindungi
Kanalis vertebralis menampung medula spinalis, yang merupakan lanjutan dari otak ke arah bawah. Saraf spinal bercabang ke kiri dan kanan, lalu keluar dari kanal melalui foramen intervertebralis, yaitu lubang yang terbentuk di antara vertebra yang bersebelahan, menuju seluruh tubuh. Tulang belakang mengelilingi jalur ini dengan tulang dan melindunginya. Baca juga artikel kami tentang saraf spinal.
Istilah dalam bahasa Inggris dan singkatan klinis
Dalam bahasa Inggris, tulang belakang disebut spine atau vertebral column, dan secara informal backbone. Satu ruas disebut vertebra, bentuk jamaknya vertebrae. Bagian-bagiannya adalah cervical, thoracic, lumbar, sacral, dan coccygeal vertebrae; tulang yang menyatu adalah sacrum (sakrum) dan coccyx (koksigis).
Di lingkungan klinis, vertebra diberi nomor dengan huruf dan angka: C1 sampai C7 untuk bagian servikal, T1 sampai T12 untuk torakal, L1 sampai L5 untuk lumbal, dan S1 sampai S5 untuk segmen sakral. Tingkat di antara dua vertebra ditulis dengan garis miring, jadi L4/L5 berarti tingkat di antara vertebra lumbal keempat dan kelima.
Cara mempelajari tulang belakang dalam anatomi manusia
Berikut cara konkret mempelajari tulang belakang dengan aplikasi anatomi 3D.
Mulai dari seluruh tulang belakang, lalu satu vertebra
Tampilkan seluruh tulang belakang dalam 3D, lihat dari samping untuk mengamati kurva S, lalu telusuri batas antara bagian servikal, torakal, dan lumbal. Setelah itu, tampilkan satu vertebra saja dan putar untuk memeriksa korpus, arkus, prosesus spinosus, prosesus transversus, dan prosesus artikularis. Dengan membandingkan satu vertebra dari tiap bagian, perbedaannya akan terlihat jelas.
Gunakan tampilan potongan dan sistem saraf
Tampilan potongan memperlihatkan bagaimana foramen vertebra berjajar membentuk kanalis vertebralis dan seberapa tebal diskus di antara korpus vertebra. Jika sistem saraf ditampilkan, Anda dapat melihat medula spinalis di dalam kanal dan saraf spinal yang keluar melalui foramen intervertebralis, sehingga Anda bisa melihat sendiri bagaimana tulang belakang melindungi saraf.
Manfaatkan fitur memo sepenuhnya

Catat apa pun yang Anda temukan saat belajar agar tidak lupa. Fitur memo mendukung teks, gambar yang disimpan, dan catatan tulisan tangan, jadi Anda bisa memilih yang paling sesuai. Mencatat urutan 7-12-5 dan singkatan C/T/L/S, lalu memberi tag pada memo, akan memudahkan Anda mengulasnya nanti.
Uji diri secara rutin dengan kuis
Buat pertanyaan sendiri, misalnya "Ada berapa vertebra servikal?", "Apa nama lain vertebra servikal kedua?", atau "Apa nama terowongan tempat medula spinalis lewat?", lalu jawablah. Gunakan fitur kuis di aplikasi untuk memeriksa pemahaman Anda secara berkala.
Ringkasan
Dalam artikel ini kita telah membahas dasar-dasar tulang belakang dengan aplikasi!
Tulang belakang terdiri atas 7 vertebra servikal, 12 torakal, dan 5 lumbal, ditambah sakrum dan koksigis, serta memiliki tiga tugas: menopang, menggerakkan, dan melindungi. Setelah memahami struktur dasar vertebra dan kurva S, topik terkait seperti diskus, ligamen, otot punggung, dan saraf spinal akan lebih mudah dipahami.
Baca juga artikel kami tentang struktur terkait:
Terima kasih telah membaca sampai akhir.
Semoga artikel ini membantu Anda dalam belajar anatomi.
Belajar adalah perjalanan panjang tanpa akhir, tetapi kami dengan tulus mendoakan kesuksesan Anda. Mari terus belajar bersama!
Nantikan artikel berikutnya.




